Tinggal di negeri Belanda tentu saja berbeda dgn tinggal di Indonesia, salah satu contohnya adalah kegiatan sureat menyurat yang masih berlangsung meskipun dunia internet sudah marak dimana mana, jadi pos Belanda tidak akan mati, seperti yang terjadi di Indonesia. Hampir tiap hari Luc menerima surat dari berbagai instansi khususnya urusan pemabayaran, semua diingatkan dengan surat pemberitahuan. Saya yang baru 8 bulan tinggal di Belanda juga mulai menerima berbagai surat, khususnya dari gementee masalah kependudukan, rumah sakit, kraamzorg, GGD, sampai toko-toko yg menawarkan product untuk kebutuhan ibu dan bayi, karena saya terlacak sedang hamil, so iklan2 komersial berdatangan ke rumah dengan iming-iming 'sale' bahkan kadang gratis.
Kemarin tgl 16 juni 2009, Luc menerima 3 surat dan satu diantaranya membuat dia geram hanya melihat dari sampul amplopnya saja.
Langsung saya berkomentar, pasti masalah pemabayaran ini itu yang ga ada habisnya, dan dia menggeleng seraya menjawab.... "bukan, ini sangsi gara-gara saya melampaui batas maksimum kecepatan dari yang ditentukan"
Wah...wah wah... ini tilang maksudnya? Juga melalui surat? hahaha ini hal baru dalam kehidupan saya, dengan agak merebut surat yang sedang dibacanya, saya ikut membaca apa yang tertera di situ....
Disitu tertera, anda kelebihan kecepatan sampai 13 km/jam
Gementee/pemerintahan : Rotterdam
Lokasi : Statenweg (jl. Staten)
Tgl: 4 Mei 2009
Jam : 07.57
Kecepatan max yg dipserbolehkan: 50 km/jam
Kecepatan yg terkoreksi/tertangkap: 63 km/jam
Sangsi yg harus dibayar : 63 euro
Kemudian disitu dijelaskan bagaimana cara pembayarannya, yaitu dengan mengirimkan kembali acceptgiru yang juga dilampirkan di surat tersebut. Accepgiro tinggal dikirim balik, kita ga usah mengisi apa apa, karena semuanya sudah tercantum di accepgiro tsb termasuk no rekening yang dituju juga no rekening kita, jadi setelah kita menandatangani accepgiro tsb semuanya akan otomatis terbayar, mereka (central Justitiee Incasso Bureau/instasi yang menangani tilang) akan mendebet secara otomatis rekening kita.
Kemudian di bagian bawah, jika kita menolak untuk membayar dan ingin mengajukan banding (karena merasa tidak bersalah) juga tertera alamat kemana kita harus datang, juga tanggal kaduluarsa pembayaran maupun banding.
Jadi kalau kita tidak membayar dan tidak juga protes, maka akan datang surat kedua.
Setelah kita membaca surat tersebut Luc segera mengecek diamana Jl Staten itu, ternyata di daerah centrum alias pusat kota, agak sedikit mengeryik dia kebingungan untuk apa dia ke alun alun pada hari kerja dan di pagi hari, untunglah saya segera tersadar dan melihat agenda saya....
hahaha Luc melanggar kecepatan pada saat mengantarkan saya ke rumah Hany untuk cek up ke dokter, karena saya selalu ditemani Hany ke dokter saat cek up, jadi Luc harus mengantarkan saya terlebih dahulu ke rumah Hany sebelum dia kerja. So mau tak mau dia tidak bisa protes karena tertangkap basah pada saat kejadian, kita mengingatnya dengan baik, ya pada jam itu kita berada di Jl. Staten mungkin memang melebihi kecepatan yang diperbolehkan.
Jadi para polisi di Indonesia, jika sistem Belanda berlaku di Indonesia, tidak akan ada lagi polisi yang sembunyi di balik rerimbunan dan kemudian menyetop kendaraan kita untuk menilang, dan mengangkat tangan untuk menghormat kita sambil berkata ..... Selamat pagi/siang/malam Pak/Bu..dan bla bla bla kata basa basi yang bikin kita ene'k dan siap siap menyiapkan uang sogokan.... hahaha
Wednesday, June 17, 2009
Tuesday, June 16, 2009
Slaapkamar voor Cinta & Cahaya
Menyiapkan kelahiran ternyata ga sebatas siap mental, rohani, jiwa raga (ceilee..) tapi juga materi buat kelengkapan buah hati. Dan ternyata beda banget ama di Indonesia, kita ga usah direpotkan harus bikin kamar sendiri baut bayi, cukup di kamar orang tuanya beres... jaga sah sah saja kalo bayi tidur satu tempat tidur dgn ayah ibunya, disini ga gitu........ minimal bayi harus tidur di tempat tidur bayi, bukan di tempat tidur orang dewasa.
Dan begitu pertama kita reaserch tempat tidur bayi, berkali kali saya keliru, ternyata ada tiga macam yang menurut pandangan mata saya sama saja, pertama Ledikantje (nah ini yg namanya tempat tidur bayi, tanpa roda dan berukuran sedang), kedua box bayi (lebih besar dan ada rodanya) biasanya untuk bayi saat siang hari dan diletakan di ruang tengah, box digunakan jika bayi sudah bisa tengkurap sendiri (motah) sampai usia 2 tahun bayi biasanya masih main di box bayi. Yang ketiga Wig, biasanya untuk bayi dari usia 0 sampai 2 atau 3 bulan, nah wig ini lebih kecil ukurannya dan bisa digoyang alias dua sisi kakinya melengkung seperti kursi goyang. Ukuran wig lebih mirip box bayi yang ada di indonesia, kecil. Wig hanya digunakan untuk siang hari saja.
Nah ukuran standar tempat tidur bayi disini ya Ledikantje itu....
Berhubung saya Indonesia banget (hihi)atau karena mengingat keungan terbatas, kita memeutuskan tidak membeli wig, cukup Ledikantje saja... Tapi mijn man (om Luc) tetap bersrikeras box bayi harus tetap ada alasannya agar siang hari Cinta dan Cahaya bisa ber say helo dengan bundanya di ruang tengah, tidak melulu di kamar dan mereka bisa bermain berdua dalam satu box. So buat urusan box kita lihat saja nanti... hehe
Nah ini dia gambar dari ledikanje yg udah susah payah kita pilih
Monday, February 9, 2009
Bonito Fish
Ikan Bonito sebelum di masak/Bonito unprepared

Did you ever try Bonito Fish? The taste like mackarel fish but more soft and more meat, cause Bonito which i tried was bigger than mackarel, (kalo di Indonesia Bonito lebih mirip ikan tenggiri). So, I put picture Bonito before cook and after cook.
Bonito Sambal Cianjur
Empek Empek Palembang/Fishcookies Palembang style

And i also make empek empek palembang from bonito fish, Luc call fishcookies cause when i make empek empek he thought i make bread (haha). And you can compare the taste with empek empek pak raden ............ my empek empek more delicious, hahaha.
Es Buah/Iced avocado,strawberry,young coconut,agar agar jelly,conserved milk and canned fruit
Finally my list about missing food at least less than before, i can strike off an item from the list.... empek empek and kelapa muda....haha i found kelapa muda also at chinese supermarket, but when Luc opened, it is look like kopyor. So that why i make it for es buah, it is more nice when i make mix, i put avocado, jelly (agar-agar),strawberry, and fruit can (papaya, pineapple,pir)
Wednesday, January 28, 2009
Journey to other land
Subscribe to:
Posts (Atom)

